Tampilkan postingan dengan label dunia perempuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dunia perempuan. Tampilkan semua postingan
Senin, 16 Mei 2016
Kenapa Training di Indscript Tidak GRATIS?
Pertanyaan itu ditanyakan oleh begitu banyak orang, TAPI ternyata tidak hanya ditanyakan pada Indscript. Kemarin, saat saya mendengarkan video seorang mentor yang keren di Indonesia, dia pun ditanyakan hal yang sama!
Lalu apa jawaban beliau, "Jika Anda ingin GRATIS untuk ILMU yang bisa membantu Anda untuk SUKSES maka mental Anda adalah mental gratisan. Maka, untuk yang mental gratisan, sulit untuk bisa sukses. Ada harga yang harus dibayar untuk sebuah kesuksesan."
Saya sih tidak menjawab seekstrim itu, hanya saja saya ingin mengatakan bahwa TRAINING BERBAYAR sangat penting karena:
1. Pasti ilmunya lebih lengkap
2. Pasti semangat Anda lebih optimal karena Anda sudah merogok kocek Anda
3. Pasti Anda tidak lalai mengerjakan tugas karena Anda sudah membayar
4. Pasti Anda ingin hasil maksimal karena sudah mengeluarkan uang untuk training
5. Trainer atau mentor Anda bukan hanya akan memberi training tapi akan mendampingi Anda
Beda banget jika Anda mengikuti training gratisan yang biasanya:
1. Malas-malasan karena dapat training nggak ada effort berlebih
2. Setelah ikut training, dilepas begitu saja karena tidak ada pendampingan
3. Pusing sendiri mana yang mau diikuti sarannya karena semua menyajikan pola yang berbeda dalam memberikan arahan
Masih banyak alasan kenapa harus BAYAR padahal bisa juga ikut yang GRATISAN. Yang pasti sukses ada di tangan Anda sendiri, kesuksesan itu harus dibeli dengan KERJA KERAS, KONSENTRASI, WAKTU, dan juga BIAYA.
Oh ya, saya sendiri meski saat ini menjadi mentor dalam berbagai training nulis dan bisnis, tapi mengikuti training berbayar tetap saya lakukan. Bahkan saya memilih kelas training yang mahal sekalian, karena menurut saya training mahal ilmunya juga mahal. Dan sekarang saya sedang menyiapkan diri untuk mengikuti sekolah internet marketing yang juga berbayar selama 1 tahun full.
Bagaimana menurut Anda? Sudah siap mengikuti training berbayar?
Tolong Facebook Telah Merenggut Waktuku
(Bergaul di dunia nyata sama pentingnya dengan bergaul di dunia maya)
Adakah Ibu Rumah Tangga yang nggak rempong?
Dari bangun tidur hingga tidur lagi rasanya jadwal padat merapat melebihi jadwal eksekutif di berbagai perusahaan
Sebuah jadwal domestik yang luar biasa
Ditambah lagi aktivitas pilihan si ibu yaitu menjadi pebisnis atau jadi penulis, bisa dipastikan ibu akan bertambah rempong
Tapi Bu, tahukah Anda, tenyata yang membuat para perempuan semakin rempong adalah kehadiran Gadget!
Dengan gadget, semua terasa lebih sibuk
Sedikit-sedikit liat gadget
Dikit-dikit nengok facebook
Rempong liat beranda orang
Curi waktu sedang masak balas komentar
Aiiih nggak nyadar waktu jadi sedemikian berdesakannya
Tolong Facebook telah merenggut waktuku!
Mungkin demikian jeritan banyak perempuan.
Aaah alangkah sayangnya, Gadget yang seharusnya bisa menyederhanakan semua pekerjaan, memangkas waktu, bisa menambah ilmu, justru jadi alat yang bikin sang ibu makin rempong
Kerasa nggak sih, Bu... tiap buka gadget, bisa habis 2-3 jam untuk berselancar di facebook hanya sekedar liat beranda-beranda orang?
Aiiih sayang waktumu, Bu..alangkah bermanfaatnya jika 2-3 jam digunakan untuk mengoptimalkan bisnis dengan melakukan prospek, closing penjualan, dan belajar bisnis melalui akun jejaring sosial Anda.
Facebook adalah salah satu jejaring sosial yang bisa banyak membantu dalam kegiatan promosi bisnis. Betapa tidak, situs ini memiliki user yang sangat banyak dan terus bertambah dari waktu ke waktu.
Bagaimana cara memanfattkan facebook untuk promosi bisnis?
Yuk kita pelajari cara berikut ini Bu,
Pertama, cara promosi di facebook yang pertama adalah update status. Belajarlah mempromosikan bisnis Anda dengan cara story telling dan soft selling lewat status yang Anda posting.
Kedua, mencari teman sesuai target. Jika kita mendapat teman yang tertarget dan aktif maka update status yang kita lakukan tidak akan sia-sia.
Ketiga, meningkatkan edgerank. Intinya agar setiap postingan terlihat di news feed semua teman facebook Anda walaupun 10 jam yang lalu Anda posting. Caranya dengan rutin memposting, menyertakan foto/video/link serta mendapatkan share comment dan like yang banyak. Susah? Nggak juga. Anda tinggal banyak berlatih untuk menulis status-status yang menarik.
Nah, Sudah siap mengefektifkan gadget untuk membuat Facebook Anda lebih positif Ibu-Ibu?
Usaha Sampingan untuk Ibu Bekerja yang Nggak Ribet
(Seorang Ibu Bekerja Belajar Menulis)
Banyak ibu yang sudah mempunyai karir bagus di tempat kerja tertarik untuk memulai usaha sampingan agar bisa menyalurkan passion.
Memang Bisa?
Mungkin Anda nggak percaya.
Sebagai ibu bekerja memang tampak sedikit sulit untuk memulai bisnis. Mengingat aktifitas setiap hari yang harus dijalani cukup banyak. Namun bukan berarti ibu bekerja tidak bisa memiliki usaha sampingan. Karena sifat dasar perempuan yang multiperan, baik sebagai ibu rumah tangga, karyawan, maupun sebagai pebisnis memudahkan mereka untuk bisa tetap eksis di berbagai peran yang mereka tekuni.
Bisnis kepenulisan adalah salah satu usaha sampingan untuk Ibu Bekerja yang Nggak Ribet. Karena menulis adalah hal yang semua orang bisa melakukannnya.dimanapun dan kapapun.
Tapi bisnis kepenulisan erat kaitannya dengan deadline, apa bisa?
Deadline itu memang memacu adrenalin. Namun seharusnya malah membuat Andaterpacu untuk menyelesaikan berbagai proyek menulis.
Adanya berjubel deadline di kepala Anda, bagaimana mengejarnya ya, padahal pekerjaan rumah dan kantor pun tidak bisa kompromi?
Pertama, Buatkan jadwal penulisan Anda!
Banyak diantara kita merasa ketika menulis, rasanya kok sudah kehabisan nafas saking banyaknya pekerjaan rumah atau kantor yang harus dilakukan. Mau mengerjakan di malam hari, sudah capek. Mau mengerjakan di pagi hari, sibuk ngurus anak. Mau mengerjakan di siang hari, bagaimana mungkin itu kan di kantor?
Nah, seperti halnya tugas rumah atau tugas kantor, TAMBAHKAN satu jadwal HARIAN Anda yaitu menulis. Anggaplah menulis adalah jadwal harian yang tidak kalah pentingnya dengan dua pekerjaan utama Anda. Untuk masalah waktu silakan Anda yang mengatur, sebab Anda yang tahu kapan Anda bisa lebih leluasa mengerjakan tambahan ‘job’ baru.
Kedua, Siapkan data yang Anda butuhkan jauh-jauh hari.
Mulai tumpuk di meja buku apa yang Anda butuhkan sebagai referensi, mulai kumpulkan dalam file hasil copas dari internet sebagai sumber bacaan, kumpulkan Koran/media yang membahas tema tersebut, pokoknya kumpulkan semua bahan yang Anda butuhkan sebagai amunisi Anda.
Ketiga, Buat target halaman
Jika Anda punya deadline mengerjakan 100 halaman dalam 1 bulan berarti artinya Anda harus menulis sekitar 3-4 halaman per hari. Bisa? Nah, kalau hari ini baru tercapai 2 halaman, berarti besok Anda menulis 4-5 halaman. Nah, komitmenlah dengan itu.
Keempat, Bawa selalu peralatan wajib
Bagi seorang penulis, computer/laptop yang mudah terkoneksi dengan internet adalah peralatan wajib yang harus selalu dibawa-bawa. Jadikan selingan menulis di sela-sela Anda menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah ataupun saat waktu istirahat di kantor. Menulis bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun, banyak perempuan memilih menulis ketika anggota keluarga lain sudah tidur atau anggota keluarga belum bangun tidur.
Nah, sekarang Anda percaya ibu bekerja bisa berbisnis juga kan? Nggak pakai ribet lagi!
Perempuan Itu Harus Menginspirasi Perempuan Lain
(PErempuan berkolaborasi)
Melihat perempuan, dari berbagai sisi baik kelemahannya hingga keunggulannya saya semakin yakin bahwa jika memang satu perempuan dengan perempuan lainnya saling mengisi maka akan tumbuh perempuan yang kuat dan mengubah dunia. Perempuan yang sedang berjuang untuk rakyat, harus didorong oleh kekuatan perempuan lainnya. Perempuan yang kuat, harus memberi energi pada perempuan yang lemah. Perempuan yang cerdas berbagai kecerdasan pada perempuan yang minim informasi. Perempuan yang hebat menyebarkan auranya pada mereka yang tertatih dalam hidupnya.
Ya, perempuan harus saling MENGUATKAN satu sama lain, bukan MELEMAHKAN satu perempuan dengan perempuan lain. Perempuan itu harus menginspirasi perempuan lain.
Beruntung kita hidup di era sekarang, dimana teknologi internet memudahkan kita untuk berinteraksi dengan perempuan lain dimanapun kita berada.
Jejaring sosial menjadi salah satu alat mempertemukan kekuatan perempuan dari seluruh Indonesia.
Saya banyak belajar dari perempuan-perempuan lain melalui dunia maya. Banyak diantara mereka yang memiliki mimpi besar untuk mewujudkan bisnisnya lebih baik. Saya belajar dari mereka tentang kegigihannya belajar tentang apa saja termasuk lebih memperdalam tentang dunia bisnis dan dunia menulis!
Luar biasa! Ada banyak perempuan yang membuat saya kagum. Kekaguman yang tidak pernah habis-habisnya. Pergaulan dengan perempuan membuat saya bangga menjadi perempuan. Terlepas dari kebanggaan saya pada perempuan, ada satu sisi yang juga saya mencoba mematahkannya di kalangan para perempuan yaitu sisi sensitif perempuan yang kerapkali merasa harus bersaing dengan perempuan lainnya. Persaingan yang kerapkali berujung pada permusuhan, antipati, dan iri hati. Jika tiga hal ini sudah menguasai perempuan maka menurut saya mereka akan berhenti belajar dari kehebatan perempuan lainnya.
Dalam pergaulan memang selalu ada aura positif dan aura negatif. Dengan berbagai kepala yang kita temui, akan banyak gejolak yang akan muncul. Hanya pemahaman Anda akan perbedaan yang akan membuat Anda semakin nyaman Anda berinteraksi di jejaring sosial
Sediakan lebih banyak ruang di hati untuk menghadapi perbedaan, hilangkan permusuhan, antipasti dan iri hati.
Mari lebih terbuka untuk belajar satu sama lain.
Jadilah perempuan yang saling menginspirasi dalam setiap langkah kita, baik di dunia maya maupun di dunia nyata.
Minggu, 15 Mei 2016
Nggak Perlu Keluar Rumah Untuk Dapat Ilmu
Menjadi seorang penulis adalah cara terbaik untuk mengekpresikan pengetahuan dan pemikiran Anda. Bagi yang belum terjun secara penuh ke dunia ini, kedengarannya sangat mudah untuk menjadi seorang penulis, namun seiring berjalannya waktu Anda akan menyadari bahwa menulis itu sebenarnya tidak mudah.
Ya, meskipun Anda sudah lancar menulis, bukan berarti jalan sudah terbuka lebar-lebar. Akan tetapi, banyak kerikil tajam yang siap menghadang jejak langkah Anda dalam menapaki dunia kepenulisan.
Apakah ada cara untuk mengatasinya? Tentu saja!
Caranya adalah jangan pernah berhenti belajar. Menjadi seorang penulis besar tidak boleh berhenti belajar. Jadikan belajar menulis dan menulis sebagai proses yang berkesinambungan untuk terus meningkatkan kualitas tulisan Anda. Anda harus mampu memperkaya wawasan diri Anda setiap hari, jika Anda menginginkan keseriusan dalam dunia menulis.
Sekarang ini banyak kemudahan untuk mencari ilmu menulis. Anda nggak perlu keluar rumah untuk dapat ilmu.
Belajar menulis bisa dimulai dari media apa saja, termasuk media-media yang disajikan melalui teknologi Internet. Anda bisa belajar melalui akun sosial media orang-orang yang sudah ahli dalam dunia menulis. Dapatkan inspirasi dari penulis terbaik dan belajarlah dari mereka. Itu akan membantu Anda terinspirasi dan meningkatkan kualitas Anda dalam menulis.
Hilangkan faktor dari dalam diri sendiri yakni rasa malas yang menyebabkan Anda berhenti belajar menulis.
Berhenti belajar menulis dalam jangka waktu lama akan membuat ketrampilan dan motivasi yang telah Anda miliki akan hilang. Untuk itu, tidak ada jalan lain bagi seorang penulis kecuali harus tetap konsisten belajar dan terus menulis dalam kondisi apapun dan dimanapun. Jangan biarkan kesempatan terbuang sia-sia tanpa ada aktifitas menulis. Tetaplah menulis, meskipun hanya berupa; diary, catatan harian, flash fiction, outline, dan lain-lain. Belajarlah ilmu menulis setiap ada kesempatan.
Cobalah lihat, banyak inspirasi datang dengan belajar dari kehidupan di sekitar Anda. Dengan terus belajar, Anda akan terhindar dari mental blok dan kekurangan ide. Ilmu itu ada dimana-mana. Nggak perlu keluar rumah untuk dapat ilmu. Semuanya tergantung Anda sendiri, sudah kosongkan gelas Anda setiap saat?
Sabtu, 14 Mei 2016
Berkomunitas, Jangan Jadi Silent Reader, Makin Aktif Makin Baik Untuk Bisnis Anda
(Berkomunitas dengan aktif)
Tahukah apapun profesi Anda harus wajib masuk di dalam komunitas sebagai salah satu kunci sukses? Begitu pula jika Anda memiliki bisnis wajib bergabung di komunitas bisnis. Namun berkomunitas, jangan jadi silent reader, makin aktif makin baik untuk bisnis Anda, baik secara online maupun offline. Banyak sekali manfaat bergabung di komunitas bisnis, antara lain:
Satu, Anda akan dapat banyak ilmu secara gratis saat komunikasi internal di komunitas. Sebagai anggota komunitas tentu ada yang lebih profesional serta mau berbagi ilmu dan pengalaman soal dunia bisnis. Padahal untuk mendapatkan ilmu Anda harus merogoh kocek, seperti datang ke seminar atau mengikuti pelatihan. Sedangkan di komunitas? Biasanya gratis!
Dua, di komunitas akan bertemu dengan anggota lain, yang artinya menambah daftar teman sekaligus membuka peluang kerja sama. Link tersebut sangat bermanfaat agar bisnis Anda kian berkembang di masa mendatang. Sebagai contoh, Anda pebisnis kerajinan tangan yang bertemu dengan pebisnis wedding organizer di komunitas, maka Anda dapat menawarkan kerja sama dengan menyediakan produk souvenir.
Tiga, yang paling menyenangkan adalah melalui komunitas bisa mendatangkan proyek. Sebagai contoh, anggota komunitas A sedang mendapatkan banyak order souvenir yang kemungkinan tidak bisa dikerjakan semua, maka Anda dapat menawarkan bantuan dengan membuat produk souvenir dengan kualitas yang sama pula.
Empat, mendapatkan informasi lomba. Para anggota komunitas saling berbagi informasi mengenai lomba yang menarik untuk diikuti. Jika salah satu anggota komunitas pernah menjadi pemenang lomba tersebut, akan memberikan bocoran apa-apa saja yang menarik bagi juri. Rahasia ini dapat Anda gunakan sebagai acuan untuk mengikuti lomba saat ini. Tentu saja, tips tersebut tidak akan Anda dapatkan jika tidak bergabung di komunitas.
Lima, komunitas umumnya mengadakan event. Momen tersebut dapat Anda gunakan untuk lebih dekat dengan anggota lain. Bisa juga, di acara komunitas akan mendatangkan tokoh nasional yang susah untuk Anda temui.
Nah, tunggu apalagi? Segera mencari komunitas bisnis dan aktif di dalamnya.
“Memulai Bisnis dari Nol Untuk Menjadi Wirausaha Di Era MEA”
(Kegiatan kolaborasi untuk pemberdayaan perempuan)
Pada hari kamis tanggal 12 Mei yang lalu, saya mengawal para ibu di kawasan Kelurahan Regol untuk mengikuti pelatihan produk home care yang digelar PT Bratachem, Indscript Creative bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bandung. Organisasi yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) dan Indonesia Marketing Association (IMA). Kolaborasi ini terjalin dengan sangat apiknya karena kami semua concern dalam pemberdayaan perempuan, membuat perempuan Indonesia jauh lebih baik dari waktu ke waktu.
Kegiatan bertajuk “Memulai Bisnis dari Nol Untuk Menjadi Wirausaha Di Era MEA” ini bertujuan mengajak para ibu rumah tangga untuk memiliki jiwa pebisnis. Para ibu diberikan pelatihan membuat produk sendiri khususnya sabun cuci piring dan detergen cair yang aman dan ramah lingkungan. Diharapkan kedepan mereka bisa menjual produk tersebut.
Kegiatan ini disambut baik oleh Ibu Siti Oded, istri Wakil walikota Bandung. Keinginan beliau agar kegiatan ini dapat menambah nilai ekonomi bagi para ibu rumah tangga.
Senang rasanya menyaksikan antusiasme perempuan-perempuan hebat ini selama berkegiatan. Bersama mereka bagaikan mendapat suntikan energi positif yang tidak pernah habis. Ya, dalam berbagai pertemuan seperti ini saya menyerap begitu banyak energi positif, energi yang saling menular satu sama lain.
Mengikuti kegiatan seperti ini memang banyak mendatangkan hal yang positif. Para ibu bisa belajar satu sama lain untuk menelurkan kreativitas dilakukan terus menerus dan tanpa batas. Meski mungkin saja tidak semua hal kreatif yang ditelurkan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari secara langsung, namun dari sinilah mereka bisa belajar bereksperimen untuk terus melangkah dan mempelajari hal-hal yang baru.
Dari setiap pertemuan, para ibu yang berjumlah 60 orang itu bisa belajar membangun kekompakan dan berlatih membangun komunikasi dengan banyak orang. Belajar bergaul dengan semua orang di sekeliling. Bergaul kan tak harus dengan orang dengan latar belakang yang sama. Berinteraksi bisa dengan siapa saja selama memberikan pengaruh baik.
Mutiara Udjo yang juga hadir menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut memaparkan mengenai pentingnya strategi marketing dalam bisnis. Beliau menceritakan bagaimana Saung Angklung Udjo membangun bisnis. “diawali ngamen dari rumah ke rumah” ujarnya.
Saya sendiri membawakan materi mengenai bagaimana memulai bisnis dari nol, mulai dari menciptakan produk hingga melakukan penjualan. Sedangkan dari Bratachem memberikan penjelasan mengenai bahan dan output yang bisa dihasilkan.
Perempuan, mari kita berinteraksi dan belajar satu sama lain sebagai pembuka kesuksesan berikutnya di tahun ini dan tahun-tahun selanjutnya.
Jadilah pribadi yang terbuka, fleksibel, ramah dan haus untuk terus belajar. Sehingga kita memiliki banyak relasi dan mudah bergaul dengan siapa pun. Sebaliknya jika kita menutup diri bahkan tak mau bersosialisasi. Bersiaplah untuk menjadi manusia asing.
Jumat, 13 Mei 2016
FREE Ebook Manajemen Waktu untuk Ibu Rumah Tangga
Sebagai persembahan terbaik bagi Anda, saya memberikan ebook khusus yang semoga bermanfaat untuk membuat manajemen waktu Anda lebih baik
Monggo didownload aja
http://www.4shared.com/office/CKHqB6Tfce/E-Book-Seri-jagoan-Jilid-5-Jag.html
Salam penuh bahagia,
Indari Mastuti
Perlukah Perempuan Mandiri?
Salah satu masalah krusial dalam pernikahan adalah harta. Kekurangan atau kelebihan harta, keduanya sama- sama memiliki potensi masalah yang sama. Jangan dikira setelah harta berlimpah, pasangan suami istri sama sekali tak memiliki masalah karena pada kenyataannya justru banyak yang sebaliknya. Pun jangan dianggap pasangan suami istri yang hanya memiliki sedikit harta pasti hidupnya menderita karena banyak juga yang hidup bahagia apa adanya.
Suami dan istri adalah orang asing yang sebelumnya tidak saling kenal. Adalah wajar sebenarnya bila salah satu di antara mereka menaruh curiga, entah seberapa persen besarnya, akan calon pasangan hidupnya, terlebih bila mereka memiliki latar belakang yang berbeda. Pengalaman masa lalu, dari orang tua misalnya, juga turut menyumbang kecurigaan salah satu pasangan terhadap pasangan lainnya. “Jangan- jangan hartaku akan diambil. Jangan-jangan kalau aku nggak kerja suamiku akan meremehkan aku. Jangan-jangan suamiku menyuruh aku tetap kerja setelah menikah karena dia tak mau sengsara sendirian. Jangan-jangan setelah menikah aku tak boleh lagi membantu keluargaku.” Beberapa contoh tersebut merupakan pergulatan batin yang selama ini banyak dialami oleh pasangan suami istri. Percikan kecil bisa berubah menjadi ledakan besar bila tidak segera diatasi.
Lalu, perlukah perempuan mandiri?
Bila saya berpenghasilan nanti malah merasa menjadi istri paling menderita karena suami pelit.
Saya tidak perlu produktif karena sudah berada di comfort zone karena suami ibarat “toserba” yang selalu mengabulkan semua permintaan saya
Kalau saya tidak bekerja nanti merasa teraniaya karena sebagai istri kita tak memiliki kuasa apa- apa
Jangan ketakutan-ketakutan dan kegalauan seperti itu menghalangi keinginan Anda untuk menjadi perempuan mandiri.
Perempuan harus mandiri bukan karena alasan harta semata. Lebih jauh lagi mandiri itu bukan sekedar bisa berpenghasilan atau tidak. Perempuan mandiri adalah perempuan yang berdaya. Perempuan yang bisa membangun mindset positif dan mengenal diri sendiri, merumuskan impian-impiannya, mengaplikasikan manajemen waktu yang efektif, produktif dan bisa berkontribusi dalam banyak hal dengan segala potensi yang dimiliki.
Kedudukan harta “hanya” sebagai penghubung antara manusia dengan pencipta- Nya. Sehingga, keberadaannya tak serta merta dijadikan sebagai sandaran hidup dan alasan kita untuk memilih menjadi perempuan mandiri atau tidak.
Bila dengan adanya harta hubungan antara suami dan istri semakin harmonis, serta hubungan dengan Sang Pencipta semakin dekat, maka harta tersebut bermanfaat. Pun sebaliknya.
Jadi perlukah perempuan mandiri? HARUS!
Rabu, 11 Mei 2016
Manajemen Waktu Itu Kuncinya KOMITMEN dengan Waktu
Hampir memasuki pertengahan tahun 2016 semangat saya untuk merancang dan menjalankan berbagai MIMPI dalam hal pemberdayaan perempuan semakin menggelora. Ya, pemberdayaan perempuan khususnya Ibu Rumah Tangga sudah saya jalankan secara konsisten dalam beberapa tahun ini, yaitu sejak berdirinya komunitas Ibu-ibu Doyan Nulis yang berdiri tahun 2010, lalu komunitas Ibu-ibu Doyan Bisnis yang berdiri pada tahun 2011, puncaknya ketika saya mendirikan Sekolah Perempuan di tahun 2013.
Banyak hal yang menarik ketika saya terjun bebas dalam kegiatan perempuan. Dengan tujuan untuk membuat semua anggota bisa melejitkan produktivitas dari rumah, bukan tanpa kendala dalam pembimbingannya. Sebagian besar adalah cara berpikir bahwa pekerjaan rumah saja sudah terlalu banyak atau berat apalagi jika ditambah kegiatan baru, misalnya kegiatan menulis atau berbisnis.
Meski begitu, ada begitu banyak perempuan yang semangat untuk mendorong dirinya sendiri untuk terus berprestasi dan berkarya walau kondisinya pun sama dengan perempuan lainnya: Memulai dari nol, memiliki anak balita, tidak memiliki asisten rumah tangga, hingga pekerjaan rumah yang tidak ada habis-habisnya. Perempuan inilah yang memiliki mimpi yang luar biasa dan siap bermetamorfosa menjadi perempuan "multitasking" yang bukan hanya memberi kebanggaan pada keluarga tapi kepuasan pada dirinya sendiri.
Namun, memang menjadi multitasking bukanlah persoalan mudah karena harus kita pahami bahwa perempuan bukanlah superwoman. Salah satu yang harus dikelola dalam hal ini adalah bagaimana perempuan bisa meMANAJEMENI WAKTUnya setiap hari.
Manajemen waktu itu kuncinya komitmen dengan waktu. Komitmen untuk disiplin dengan jadwal kegiatan harian yang sudah kita tentukan. Komitmen untuk terus konsisten menjalankan semua yang sudah kita tetapkan.
Jika manajemen waktu berhasil dengan baik maka proses menjadi perempuan multitasking akan berjalan dengan baik. Jika manajemen waktu berjalan dengan lancar maka produktivitas perempuan akan berjalan dengan lancar. Lalu, produktivitas dalam hal apa? produktivitas disini bisa menyesuaikan dengan minat, bakat dan kemampuan masing-masing individu.
Mereka yang berminat menulis maka bisa menjadi PENULIS, mereka yang berbakat berbisnis maka bisa membangun BISNIS dari rumah, dan mereka yang ingin meneruskan hobi membuat aneka kerajinan maka bisa menekuni bidang ini di sela aktivitas kesehariannya.
Anda tentu ingin menjadi salah satu dari mereka bukan? Yuk kita mulai dengan berkomitmen pada manajemen waktu!
Digital Mempermudah Perempuan Yang Ingin Bertumbuh Tanpa Perlu Keluar Rumah, Ini Hebat!
Dunia Digital adalah dunia perempuan era sekarang. Dunia Digital, Hidup Kita Saat Ini! Mengapa? Karena nyaris tidak ada satu pun aspek kehidupan yang tidak melibatkan digital. Mulai dari urusan bisnis, urusan dapur, pendidikan, keuangan, dan urusan apapun semuanya tak lepas dari penggunaan teknologi digital.
Internet sungguh memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan perempuan jaman sekarang. Melalui internet ibu-ibu bisa belajar tentang apa saja tanpa perlu keluar rumah, tinggal ketik, search and done!
Bukan hanya belajar, bersosialisasi, dan berkomunitas juga bisa dilakukan dari rumah. Menambah jumlah sahabat melalui jejaring sosial facebook dan berbagai sosial media lainnya tanpa terbatas waktu dan jarak.
Jika kembali di era tahun 1980 hingga 1990-an, teknologi digital yang digunakan di Indonesia mungkin masih terbatas pada kalkulator, radio, televisi, dan komputer dengan pengguna yang sangat terbatas. Namun kini, penggunaannya memang semakin pesat, seiring dengan semakin meningkatnya laju perkembangan teknologi tersebut.
Teknologi digital memang diciptakan untuk mempermudah segala urusan dalam hidup manusia. Teknologi digital bukan hanya mempermudah hidup seluruh perempuan untuk tetap berkembang hebat meski mereka tidak punya waktu keluar rumah, teknologi jugaini diciptakan untuk efisiensi dan efektivitas waktu perempuan untuk tetap bertumbuh sesuai dengan keinginannya bahkan bisa jadi di luar dari ekpektasinya. Bukan hanya masalah waktu, melalui teknologi digital perempuan bisa menyerap banyak ilmu gratisan!
Ingin belajar aneka bahasa? Ingin mempelajari aneka resep makanan khas negara lain? Ingin belajar ilmu apapun dapat dilakukan dengan mudah lewat gadget dalam genggaman kita. Begitu banyak situs belajar interaktif tak berbayar yang bisa kita akses kapanpun kita mau.
Bicara masalah bisnispun, para perempuan kini harus bersahabat baik dengan digital. Mereka bisa membangun bisnis serba online yang dikerjakan dari rumah. Hasilnya? jangan tanya! banyak yang sukses membangun bisnis dari rumah. Bukan hanya bisnis, banyak perempuan yang mengembangkan diri di bidang kepenulisan, parenting, dan bidang lainnya melalui teknologi digital.
Yang menjadi tantangan sekarang ini adalah, bagaimana menggunakan segala kemudahan tersebut secara optimal dengan memprioritaskan tujuan. Caranya? Terus belajar biar melek digital!
Dengan melek internet kita bisa memperoleh banyak kemudahan untuk tetap beraktivitas dan berkarya dari rumah. Saya sendiri belajar dan mendapatkan macam-macam hal melalui internet, mulai materi belajar anak-anak, jaringan pertemanan, kegiatan sosial, hingga kegiatan bisnis dan profesional yang mendatangkan penghasilan.
Nah, para perempuan. Yuk melek digital. Kita manfaatkan Internet untuk karya kita supaya bisa semakin bermanfaat bagi sesama dan semesta. Teknologi digital benar-benar sahabat perempuan masa kini, bukan?
Tanpa Manajemen Waktu, Kita Semua Akan Dihantui Satu Penyakit Yang Menakutkan Yaitu STRES!
Suami: Bu, kok belum mandi?
Istri: Masih berantakan di rumah, nggak sempet mandi
Suami: Mending mandi dulu dooong
Istri: Nanti aja kalau semua udah beres (*dalam hatinya bertanya kapan beresnya)
Suami: Kalau gitu nggak bakalan bisa mandi deh
Istri: Coba ayah jadi aku pasti juga kayak gini, udah siang nggak sempet mandi *ngedumel
Dialog di atas akrab dengan keseharian Anda?
Aktivitas Ibu Rumah Tangga memang seabreg-abreg, mulai dari bangun tidur hingga kembali tidur tidak lepas dari aktivitas fisik. Mulai dari mengurus rumah, mengurus anak, mengurus kebutuhan suami, bahkan lupa mengurus dirinya sendiri.
Bukan hanya Anda, saya pun kadang demikian.
Jadi, Bu, kapan punya waktu untuk dirimu sendiri?
Yuk kita coba tengok lagi manajemen waktu kita. Sudah baikkah?
Tanpa manajemen waktu Anda akan dihantui satu penyakit yang hampir menyerang banyak orang, baik itu ibu rumah tangga, profesional, bahkan mereka yang tidak memiliki aktivitas sekalipun yaitu stress karena merasa tidak punya waktu untuk diri sendiri.
Berikut saya berikan tips manajemen waktu:
1. Manakah yang PALING PRIORITAS. Buatlah 3-5 kegiatan Anda yang paling prioritas. Mungkin di awal Anda merasa semua aktivitas Anda adalah aktivitas prioritas. Namun, sebetulnya TIDAK semua harus Anda kerjakan di urutan AWAL. Pilihlah.
2. Pilihlah yang PRIORITAS. Setelah paling prioritas, di urutan kedua Anda memasukkan kegiatan prioritas. lengkapi juga dengan berapa lama waktu Anda mengerjakan aktivitas ini.
3. Buang kegiatan yang TIDAK PENTING. setelah melist aktivitas paling prioritas dan prioritas, apakah Anda merasa ada kegiatan yang tidak penting namun Anda masukan dalam keseharian? CORET SAJA! Aktivitas tidak penting ini adalah aktivitas yang Anda lakukan namun tidak BERMANFAAT, misalnya menonton sinetron, gosip, merumpi dengan tetangga, atau mungkin aktivitas lainnya.
4. Masukan "ME TIME". Meski Anda punya seabreg kegiatan di rumah atau di luar rumah karena misalnya Anda bekerja atau menjadi mompreneur, Anda tetap harus memasukkan jadwal ME TIME dalam keseharian Anda. Tidak perlu lama-lama, cukup 10 menit misalnya hanya untuk minum teh sambil baca buku, creambath di rumah, atau misalnya melakukan me time yang bisa meningkatkan produktivitas : MENULIS.
Nah, jika Anda sudah melakukan manajemen waktu dengan baik, saya yakin Anda bisa melesatkan PRODUKTIVITAS Anda dengan cepat. Siap?
Jika Anda merasa memiliki SEJUTA ALASAN untuk menunda, maka Anda harus memiliki DUA JUTA ALASAN untuk bergerak maju
Pengalaman saya di dunia bisnis dan berkomunitas dengan ribuan perempuan di dalamnya, bergaul dengan sesama perempuan bukanlah persoalan yang mudah. Loh kok? ya, ya, ya sebab perempuan memiliki segudang ide yang luar biasa dengan pendapat yang begitu merekah setiap saat, sehingga saya harus menangkapinya satu per satu.
Ini artinya semua perempuan memiliki kemampuan untuk berkembang hebat. Ibu rumah tangga tidak harus bergantung pada suami. Semua perempuan bisa menjalani perannya sebagai ibu dan istri sekaligus mampu berdaya atas dirinya sendiri.
Kuncinya adalah kemampuan untuk mengembangkan diri, tidak terlalu banyak alasan untuk mulai melangkah lebih cepat. Jika Anda membayangkan diri Anda yang sangat sibuk dengan pekerjaan rumah sehingga tidak punya waktu untuk melakukan aktivitas lain selain aktivitas di rumah maka Anda harus lihat perempuan lain yang mampu melesat meski mereka berada di dalam rumah. Jika mereka bisa kenapa Anda tidak?
Jika Anda merasa memiliki SEJUTA ALASAN untuk menunda, maka Anda harus memiliki DUA JUTA ALASAN untuk bergerak maju. Alasan Anda untuk berkembang lebih hebat harus lebih besar dibandingkan alasan Anda untuk menunda dan memendam kehebatan Anda.
Perempuan, amat sangat mungkin bisa berkembang dengan sangat hebatnya -- menyesuaikan dengan kemampuan, minat, dan bakat yang dimiliki. Ada yang berkembang dengan hebatnya di bidang menulis, ada juga yang berkembang hebat di bidang keterampilan, ada yang berkembang hebat di bidang bisnis, lalu Anda ingin berkembang hebat di bidang apa?
Sebagai perempuan, kehebatan yang paling mulia adalah kehebatannya dalam mengurus anak, suami, dan rumah namun kehebatan lainnya akan menyempurnakan dirinya sebagai mahluk pribadi yang juga membutuhkan eksistensi diri.
Kuncinya kemudian adalah punya target apa untuk keluarga Anda, untuk anak-anak Anda, dan untuk Anda sendiri? capai target-target itu dengan manajemen diri serta manajemen waktu yang Anda kelola dengan baik.
Semua perempuan punya potensi untuk BERKEMBANG dengan HEBATnya.
Andakah salah satunya yang akan berkembang hebat? Hanya Anda sendiri yang bisa menjawabnya.
So, jika Anda merasa memiliki SEJUTA ALASAN untuk menunda, maka Anda harus memiliki DUA JUTA ALASAN untuk bergerak maju
Yeeees, Kita Semua Harus SIAP JADI PENULIS!
Aaah malam ini seru setengah mati deh, meski kendala teknis di awal cukup mengganggu tapi tidak membuat semangat ikut terganggu.
Saya, ya saya senang banget bisa bertemu dengan para peserta Sekolah Perempuan gelombang 13. Mereka semua adalah ibu-ibu yang penuh energi untuk belajar malam-malam melalui teknologi webinar (sekali lagi, teknologi selalu memudahkan kita semua semua). Maka, sekali lagi perempuan saat ini harus banyak syukur karena kehidupan saat ini telah memudahkan perempuan untuk berkembang lebih hebat meski semua dikerjakan dari RUMAH ^__^
Malam ini, saya bicara mengenai mewujudkan mimpi jadi PENULIS dengan KEYAKINAN dan KEMAUAN MENULIS, bukan dengan mimpi di siang bolong.
Yeaaaaa, jadi penulis itu bisa terjadi bukan sekadar mimpi tapi karena MAU dan MAMPU mengikuti proses menuju kesana dengan 3 M yaitu MENULIS, MENULIS, dan MENULIS.
Maka, tidak salah dan (pasti benar) hehe, kalau di awal pertemuan akan ditanya:
1. Berapa lama Anda akan menulis setiap hari?
2. Berapa halaman Anda akan menulis setiap hari?
3. Kapan Anda menulis?
Ini WAJIB DIJAWAB sebagai KOMITMEN memulai karir sebagai penulis ^__*
Dan, jawabannya juga WAJIB RASIONAL. Jangan mentang-mentang karena semangat, ngejawabnya nggak realistis misalnya 8 jam menulis setiap hari, duuuh pekerjaan domestik dikemanain, anak dipelihara siapa hehehe
Pokoknya untuk emak rempong kayak kami semua, semua musti REALISTIS tapi PASTI dan KONSISTEN dikerjakan.
Nah, sudah siap jadi penulis? HARUS SIAP!
Selasa, 10 Mei 2016
Bagaimana Jurus Jitu Kontrol Emosi Perempuan, Yang Konon Lebih Sensitif Daripada Pria?
Meskipun emosi memegang peranan penting dalam kehidupan, namun bukan berarti Anda bebas mengekspresikannya dengan cara negatif, misalnya marah-marah, mengamuk, membentak, mencaci, dan lain-lain.
Untuk mengatasi emosi negatif, Anda harus mampu mengendalikannya dengan baik dan bijak. Pengendalian emosi diperlukan bukan hanya untuk meredam emosi negatif, melainkan untuk mengendalikan berbagai emosi yang mempersulit diri Anda.
Emosi mana yang akan menguasai diri Anda. Semua bergantung pada kebijakan Anda dalam mengelola emosi. Kemampuan beradaptasi dalam berbagai emosi akan membuat Anda mampu menyempurnakan langkah terus menerus. Bagaimana jurus jitu kontrol emosi pada perempuan, yang konon lebih sensitif daripada pria?
Emosi negatif di antaranya cemas, marah, stress, merasa bersalah, waspada, benci, hingga sedih harus diganti dengan emosi positif seperti semangat, cinta, takjub, senyum, gembira, dan menerima.
Emosi positif akan membuat hidup Anda lebih indah dan berwarna. Dengan memeliharanya, bisa dipastikan Anda akan merasa lebih bahagia dalam menjalani kehidupan.
Lalu, bagaimana dengan emosi negatif? Meskipun emosi negatif tidak pantas untuk dipelihara, namun bukan berarti kita mengabaikannya dan menganggap emosi itu tidak ada. Yang perlu kita lakukan adalah mengekspresikan emosi negatif dengan cara-cara yang dapat diterima semua orang.
Kita semua memiliki kebebasan dalam mengendalikan emosi yang ada dalam diri agar kehidupan dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan. Ketika kita merasa marah, jangan luapkan kemarahan pada orang lain tapi bertanyalah pada diri kita sendiri, "apakah kita pernah membuat orang lain marah? Apakah kita memang salah? Apakah kita berhak marah?" Dan berbagai pertanyaan lain yang kemungkinan bisa menahan kita untuk memuntahkan semua emosi kita melalui berbagai cara.
Biasakanlah memberi kesempatan kepada pikiran untuk mengambil keputusan. Semakin Anda mahir menyerahkan keputusan kepada pikiran, maka semakin sehat emosinya. Mengendalikan pikiran merupakan langkah awal dalam mengendalikan perasaan. Jadikan akal yang mengendalikan perasaan, bukan perasaan yang mengendalikan akal.
Belajarlah melangkah dengan lebih berhati-hati, baik dalam sikap, lisan, hingga tulisan. Sulitkah membangunnya? Rasanya tidak
Dua Hal yang Sering Menjadi Motivasi Utama Ibu Rumah Tangga Memutuskan Berhenti Bekerja: Anak-anak dan Memulai Bisnis Sendiri
Ingin memiliki waktu lebih banyak dengan anak-anak dan memulai bisnis sendiri. Dua hal tersebut seringkali menjadi motivasi utama seorang Ibu yang memutuskan berhenti bekerja. Rasa bangga dan eksistensi diri sebagai perempuan berkarier yang menerima pendapatan setiap bulan rela diabaikan. Setelah resign ingin bisnis dari rumah, tapi bingung bagaimana memulainya?
Jadikan hobi dan kesenangan yang Anda miliki menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Mengapa harus hobi? Sebab hobi adalah kegiatan yang sering Anda kerjakan. Jadi dalam menjalaninya tidak akan merasa terbebani dan akan lebih menikmati proses berbisnis.
Sejak kelas 1 SMA, saya sudah mulai merasakan asyiknya dapat duit dari kegiatan menulis. Tahun 1996 itu, uang 150 ribu saya dapatkan sebagai pengganti tulisan yang dimuat di majalah Gadis. Sejak itulah saya yakin ada UANG tersembunyi yang bisa didapatkan dengan aktivitas menulis. Mendapatkan uang! ya, itu motivasi saya terus menulis di awal karir menulis. Apalagi dong yang diharapkan seorang anak SMA yang saat itu memiliki uang saku terbatas sedangkan dia yakin hobi menulis bisa mendapatkan tambahan uang sakunya? So, saya terus menulis dan menulis. Kelas 1 SMA menjadi awal karir saya sebagai penulis. Saya menulis tentang apa saja, mulai dari artikel, tips, opini singkat, cerpen, bahkan hanya sekedar kuis. Yang penting NULIS dan dapat duit!
Siapa yang menyangka sebelas tahun kemudian saya malah menjadi PEBISNIS di bidang PENULISAN? Ya, tahun 2007 menjadi tonggak sejarah karir saya sebagai entrepreneur di bidang penulisan. Awalnya hanya berkecimpung sebagai agensi naskah tapi kini terus bermetamorfosa menjadi bisnis yang sedemikian gurihnya.
Bukan tidak pernah merasakan pahit dalam bisnis ini, tetapi karena menulis adalah sebuah nafas keseharian yang saya jalankan selama belasan tahun bahkan menyatu dengan aliran darah, maka rasa pahit berbisnis tulisan tidak mengurangi energi saya untuk berbisnis di bidang ini --- sekali lagi berbisnis tulisan. Bisnis ini tidak biasa sebab di Indonesia banyak orang meragukan seorang penulis bisa memiliki masa depan cerah melalui keahlian menulisnya.
Dengan berbekal pengalaman saya di bidang jasa penulisan, saya semakin giat untuk berbagi pengalaman agar semua orang bisa melanjutkan hobi apapun menjadi bisnis yang menghasilkan pendapatan dan semua dilakukan dari rumah.
Jadi Mom, kapan memutuskan berhenti bekerja demi anak-anak dan memulai bisnis sendiri dari hobi yang dimiliki?
Pernahkah Anda Merasa Masa Depan Anda Akan Sedemikian Buruknya?
Pernahkah Anda merasa masa depan Anda akan sedemikian buruknya? Pernahkah Anda begitu khawatir dengan penilaian orang lain pada diri Anda? Pernahkah Anda merasa keluarga Anda adalah keluarga paling bermasalah di dunia ini? Pernahkah, pernahkah, atau bahkan hari ini Anda merasakan hal itu dan membuat tidur Anda tidak nyaman, jantung Anda berdetak super kencang, hingga tubuh Anda tidak bergairah melakukan apapun? Itu semua tanda-tanda Anda Baper.
Terbawa perasaan yang membuat Anda merasa tak nyaman melakukan hal apapun. Baper itu rasanya nggak enak. Bagaimana mengatasinya?
Baper biasanya berawal dari rasa khawatir! Khawatir adalah salah satu pemikiran akan sesuatu secara negatif yang belum benar atau akan terjadi, namun seolah-olah kita menyakini hal itu akan terjadi sehingga merampas ketenangan kita. Kekhawatiran kerap terjadi dimana-mana, terutama pada perempuan. Apalagi pada perempuan yang relatif lebih sensitif, lebih mudah tersentuh hatinya, lebih pemikir, serta lembut hatinya. Namun, jangan sampai kekhawatiran ini menjadi sumber petaka bagi perempuan. Kekhawatiran yang berlebihan cenderung lebih memberikan dampak negatif daripada positif.
Negatif yang sering terjadi pada kekhawatiran adalah pemikiran yang berlebihan atas lingkungan di sekitar kita, atau mungkin seseorang yang tidak tahu menahu atas masalah kita. Khawatir membuat langkah menjadi lebih pendek karena ketakutan yang tidak beralasan, khawatir membuat kita kerapkali terjebak pada pemikiran negatif pada situasi yang masalah yang ringan sekalipun, khawatir membuat kita lebih sering lemas daripada bersemangat.
Maka, ketika kekhawatiran mulai datang, satu hal yang bisa kita lakukan adalah BERDAMAI dengan khawatir dan MENJODOHKANnya dengan KELEBIHAN kita. Ketika khawatir atas penilaian orang lain, segera KOREKSI diri dan memperbaiki. Ketika khawatir tentang masa depan, segera list kemampuan dan melangkah dengan yakin. Ketika khawatir dengan suami, segera percantik hati dan diri agar menggairahkan cinta kembali. Ketika khawatir dengan uang, segera yakini bahwa rezeki siap dipetik esok hari. Allah sudah mengatur hidup kita dengan baik pun dalam kondisi paling buruk menurut nalar kita. Perempuan, jangan khawatirkan apapun, melangkah saja sebaik yang Anda bisa.
Hilangkan kekhawatiran maka hilanglah baper.
Berkomunitas itu Tidak Hanya Sekadar Ngobrol di Grup Facebook, WA, ataupun Kopi Darat
Komunitas pada umumnya memiliki tujuan untuk mempersatukan orang-orang yang memiliki minat sama agar dapat menyalurkan dan mengembangkan hobi yang mereka miliki dengan baik. Berkomunitas itu lebih dari sekedar ngobrol di WA atau kopdar. Berkomunitas dengan orang-orang yang tepat akan memunculkan sikap-sikap positif, saling membangun dan saling berbagi. Membuat kita terpacu untuk lebih kreatif dalam bergerak dan terus berusaha memperbaiki diri dari hari ke hari.
Bagaimana membangun komunitas yang sehat? Dimulai dari diri kita sendiri. Memiliki sikap-sikap positif untuk selalu menjaga serta mempererat kebersamaan dan kekompakan. Saling menghargai, berjiwa besar, menerima kirtik, saling memaafkan serta saling berbagi.
Yang perlu diingat adalah jangan pernah meremehkan anggota komunitas yang lain. Tanamkan dalam diri kita bahwa setiap orang adalah special. Jika dia tidak pandai berkomunikasi, aaah dia pandai memasak yang supeer enak. Jika dia tidak pandai memasak, saya yakin dia bisa merawat rumah dengan baik. .Jika dia tidak pintar bergaul, pasti dia hebat di rumah. Dengan demikian Anda bisa nyaman berinteraksi dengan siapa saja dalam komunitas tanpa batas usia, tanpa status ekonomi, tanpa perbedaan sosial, tanpa perbedaan jenjang pendidikan.
Bagi saya, selalu ada pembelajaran dalam setiap cara saya memandang seseorang dan pada saat itu saya selalu merasa orang lain terlihat lebih istimewa dibandingkan saya sehingga membuat saya selalu penasaran pada setiap obrolan dan selalu ingin belajar pada siapapun.
Ya, manfaatkan komunitas sebagai tempat Anda harus belajar dan terus belajar! Membantu Anda untuk mencari tahu solusi pada setiap persoalan. Jadikan diri Anda selalu tertarik pada apapun yang ada di depan mata dan memperhatikannya dengan seksama. Selalu merasa HAUS untuk TAHU LEBIH BANYAK.
Kebersamaan dan kekompakan sangat diperlukan untuk mencapai tujuan. Suatu cita-cita dari sebuah komunitas tidak akan dapat terwujud tanpa adanya kebersamaan dan kekompakan antar anggotanya. Diharapkan setelah ikut komunitas, kita akan lebih kreatif dalam bergerak. Terpacu untuk terus berusaha dengan sebaik-baiknya dan terus berkeinginan untuk berbagi dan mendapatkan energi positif dalam hidup.
Perempuan, bagaimana pun kondisi Anda saat ini, ayo berkomunitas dan bergeraklah.
Senin, 09 Mei 2016
Sssst…Ini Rahasia!
(Mengajarkan Tauhid dari buku terbaru ini, karya Umama)
Bulan Ramadhan yang ditunggu-tunggu kurang dari sebulan lagi akan datang. Berubahnya pola hidup selama bulan Ramadhan membuka kesempatan bagi pebisnis untuk menangkap peluang. Bukan hanya untuk bisnis musiman tetapi juga untuk bisnis berkelanjutan. Peluang usaha pada bulan Ramadhan ini biasanya sudah dinanti para pebisnis untuk menyasar target market tertentu. Curi-curi start yuk.
Sssst, ini Rahasia!
Apa yang sudah Anda siapkan menyambut bulan Ramadhan? Apakah Anda sudah menyiapkan promosi yang keren? Menyiapkan mental untuk semakin tangguh bertarung di jagad persaingan? Atau Anda malah memiliki rencana lain yang dashyat?
Apapun rencana Anda satu hal yang tidak bisa Anda lupakan adalah POLA PIKIR KREATIF!
Rencana apapun yang Anda siapkan untuk berbisnis di bulan Ramadhan kunci keberhasilan Anda ada di pola pikir kreatif yang Anda miliki. Saat Ramadhan, Anda akan bersaing ketat dengn para pebisnis untuk mewujudkan rencana Anda, jika Anda tidak pandai berimprovisasi maka Anda akan kalah.
Apa yang dimaksud dengan cara berpikir kreatif? Adalah sebuah pola berpikir yang diimbangi dengan antusiasme dan gairah dalam mencapai target yang diinginkan dengan konsep yang lebih cemerlang dan ‘berbeda’ dari konsep orang lain.
Rencana apapun yang Anda siapkan untuk berbisnis di bulan Ramadhan kunci keberhasilan Anda ada di pola pikir kreatif yang Anda miliki. Saat Ramadhan, Anda akan bersaing ketat dengn para pebisnis untuk mewujudkan rencana Anda, jika Anda tidak pandai berimprovisasi maka Anda akan kalah.
Apa yang dimaksud dengan cara berpikir kreatif? Adalah sebuah pola berpikir yang diimbangi dengan antusiasme dan gairah dalam mencapai target yang diinginkan dengan konsep yang lebih cemerlang dan ‘berbeda’ dari konsep orang lain.
Ya, orang kreatif tidak hanya takjub dengan ide-ide yang dia lihat dan dengar, tapi dia selalu melihat peluang untuk mengemas ide yang sudah ada menjadi lebih ‘bombastis’ atau malah dia selalu berusaha menciptakan ide-ide yang memang belum ada di lapangan. Ide-ide cemerlang yang keluar terus menerus, mengasah langkah lebih terarah, dan tentu selalu ‘out of the box’ sehingga selalu mengundang orang untuk ingin tahu.
Kenapa Anda butuh pemikiran yang kreatif?
1. Jika Anda memiliki pemikiran kreatif maka Anda akan dapat melalui berbagai masalah atau hambatan dalam hidup Anda dengan solusi-solusi yang kreatif
2. Jika Anda berada dalam zona persaingan maka Anda akan menghadapi banyaknya orang dengan ide, konsep, produk, atau apapun yang sama dengan Anda. Oleh karena itu jika Anda tidak kreatif mengemas ide-ide Anda untuk menjual produk Anda maka Anda akan kalah dalam persaingan.
3. Jika Anda adalah seorang karyawan maka yang membedakan Anda dengan karyawan lainnya adalah pemikiran kreatif Anda dalam mencari terobosan untuk memecahkan persoalan menyelesaikan tugas Anda.
3. Jika Anda adalah seorang karyawan maka yang membedakan Anda dengan karyawan lainnya adalah pemikiran kreatif Anda dalam mencari terobosan untuk memecahkan persoalan menyelesaikan tugas Anda.
4. Jika Anda adalah seorang manusia dengan berbagai masalah. Maka Anda tidak pantang menyerah dengan persoalan Anda. Orang kreatif akan menyelesaikan persoalannya dengan baik!
Bagaimana, Anda siap? Tapi Sssst..Ini Rahasia!
Langganan:
Postingan (Atom)





